Showing posts with label Install. Show all posts
Showing posts with label Install. Show all posts

Monday, December 9, 2013

Cara Belajar Mikrotik Tanpa RouterBoard Menggunakan VirtualBox

Pada artikel sebelumnya saya pernah membahas tentang Tutorial Cara Belajar Mikrotik tanpa RouterBoard dengan VMWare. Kali ini hampir sama sebenarnya masih membahas tentang Cara Belajar Mikrotik Tanpa RouterBoard namun bukan menggunakan VMWare melainkan VirtualBox. Oya, sebelumnya saya jelasin dulu apa itu VMWare dan VirtualBox. Jadi kedua software ini dapat menjalankan sistem operasi secara virtual didalam sistem operasi di PC/laptop kita. Misalnya kita mau jalanin Linux Ubuntu di Windows 7 PC kita. Udah ngerti kan?

Sekarang saya coba jelaskan kenapa kali ini saya menggunakan VirtualBox bukannya VMWare. Alasannya yaitu karena kelebihan VirtualBox daripada VMWare :
1. VirtualBox itu Software GRATIS, Sedangkan VMWare Workstation Tidak
2. VirtualBox lebih simpel dan mudah digunakan
3. VirtualBox lebih enteng dibandingkan VMWare
4. Dll, Dsb, Dst.. :D

Oke, sekarang saya coba jelaskan apa yang akan kita lakukan selanjutnya. Disini kita menggunakan VirtualBox untuk menjalankan RouterOS Mikrotik dan Windows XP secara virtual. Tujuannya adalah agar kita tetap bisa belajar dan oprek-oprek Mikrotik tanpa harus punya RouterBoard nya. Hal ini saya lakukan karena saya lagi ada tugas negara dan tidak bawa RouterBoard Mikrotik. Jadi kalo mau experimen kan susah. Oleh karena itulah saya coba pakai Virtual Machine ini. 

Untuk lebih jelasnya silakan lihat gambar topologi yang akan kita bangun berikut ini :


Hal yang kita butuhkan adalah :
1. PC/Laptop yang terkoneksi ke Internet. Mau konek pake Modem, Wifi, atau lainnya terserah anda. 
2. Software VirtualBox terbaru, silakan download disini.
3. File Installer RouterOS Mikrotik, Silakan cari disini.
4. File Installer (ISO) Windows XP, Silakan sendiri ya. Googling aja :D
5. Winbox Mikrotik ada disini.
6. Secangkir kopi dan cemilan untuk menemani kita ngoprek ;)

Disini saya menggunakan Windows XP supaya lebih gampang konfigurasinya. Selain itu juga lebih enteng dan cepet loadingnya. Kalau anda mau pake windows lain silakan saja. Atau mau pake Linux juga ga masalah. Tapi disini saya contohkan caranya menggunakan Windows XP SP3.

Langsung saja, langkah-langkah nya sebagai berikut.
Langkah Instalasi :
1. Silakan Download dan Install VirtualBox nya
2. Buat VM baru untuk Windows XP, sesuaikan resource (RAM, Harddisk) dengan spek PC anda
3. Boot VM tersebut dengan installer Windows XP (ISO)
4. Jalankan VM Win XP nya --> Lakukan proses instalasi Win XP sampai selesai
5. Buat VM baru untuk Mikrotik --> Lakukan hal yang sama seperti pada Win XP
6. Boot VM tersebut dengan installer RouterOS Mikrotik (ISO)
7. Jalankan VM Mikrotik nya --> Lakukan proses Instalasi Mikrotik RouterOS sampai selesai (Tutorialnya ada disini)

Langkah Konfigurasi Jaringan :
Sesuai dengan topologi di atas, kita gunakan 2 Ether pada Mikrotik. 
Ether1 untuk koneksi ke Client (Host-only) --> IP address 10.10.10.2/24
Ether2 untuk koneksi ke Internet (NAT) --> IP address otomatis dari DHCP Client

Lebih jelasnya silakan lihat Video Tutorial yang saya buat khusus untuk kalian berikut ini :

 

Oke, Semoga Tutorial Cara Belajar Mikrotik Tanpa RouterBoard Menggunakan VirtualBox ini bermanfaat. Selamat mencoba. :)

Saturday, July 27, 2013

Cara Menjalankan Winbox Mikrotik di Linux Mint, Ubuntu, dll

Bagaimana cara menjalankan Aplikasi Winbox Mikrotik di Linux? Pertanyaan itu mungkin pernah mencuat di benak anda pengguna open surce terutama Linux. Seperti yang kita tau winbox adalah aplikasi yang berfungsi untuk melakukan konfigurasi pada sistem operasi jaringan RouterOS Mikrotik dimana aplikasi Winbox ini berjalan pada OS Windows. Terus gimana caranya biar winbox bisa berjalan di Linux? Nah, kali ini kita akan membahas pertanyaan tersebut.

Winbox Mikrotik dapat dijalankan pada sistem operasi Linux, seperti Ubuntu, Linux Mint, Debian, dan distro linux lainnya. Cara menjalankan winbox Mikrotik di Ubuntu dan Linux Mint cukup mudah. Caranya sama saja, yaitu dengan menggunakan aplikasi Windows Emulator atau sering disebut wine. Dengan menggunakan wine kita dapat menjalankan aplikasi windows di Linux. 

Instalasi Wine

Silakan install wine dulu pada linux anda masing-masing. Anda dapat melihat cara install wine disini. Berikut ini saya pandu untuk instalasi Wine pada Linux Mint dan Ubuntu. Dalam hal ini saya menggunakan Linux Mint 15 codename "Olivia".
1. Buka Terminal.
2. Tambahkan repository wine melalui perintah berikut :
sudo add-apt-repository ppa:ubuntu-wine/ppa
3. Update repository
sudo apt-get update
4. Download dan Install Wine
sudo apt-get install wine
5. Silakan tunggu hingga proses instalasi selesai. Proses ini agak lama, tergantung koneksi internet anda, karena akan beberapa kali download installer.

Download Winbox

Setelah Wine selesai diinstall, silakan download winbox mikrotik untuk linux terbaru dari Mikrotik dengan menggunakan perintah berikut ini pada terminal :
wget http://www.mikrotik.com/download/winbox.exe
Setelah proses download selesai, buka Winbox Mikrotik dengan perintah :
wine winbox.exe


Mikrotik Winbox loader akan muncul seperti paga gambar di atas. Tinggal isikan IP address, dan login detail nya dan klik connect. Tampilan Winbox pada Linux nya seperti pada gambar berikut ini :


Winbox Mikrotik saya jalankan pada Linux Mint 15 dan dapat bekerja dengan baik dan berjalan lancar. Silakan anda coba menggunakan Winbox Mikrotik pada Linux anda masing-masing.

Friday, March 1, 2013

Tutorial Cara Install Mikrotik dengan Netinstall

Tutorial Cara Install Mikrotik dengan Netinstall - Instalasi Mikrotik dapat dilakukan dengan beberapa macam cara. Sebelumnya juga sudah pernah dibahas tentang apa saja cara install mikrotik di artikel ini : Tutorial Cara Instalasi Mikrotik RouterOS. Salah satu cara install Mikrotik yaitu dengan Netinstall.

Berdasarkan sumber dari wiki Mikrotik, Netinstall adalah program yang berjalan pada komputer Windows yang memungkinkan Anda untuk menginstal MikroTik RouterOS ke PC atau ke RouterBoard melalui jaringan Ethernet. Netinstall juga digunakan untuk menginstal ulang RouterOS dalam kasus di mana instalasi sebelumnya gagal, menjadi rusak atau password akses hilang.

Perangkat Anda harus mendukung boot dari ethernet, dan harus ada link ethernet langsung dari komputer netinstall ke perangkat target. Semua RouterBOARD dukungan untuk PXE boot jaringan, harus diaktifkan baik di dalam menu RouterOS "Routerboard" jika RouterOS yang beroperasi, atau dalam pengaturan bootloader. Untuk ini, Anda akan membutuhkan kabel serial.

Catatan: Untuk perangkat RouterBOARD tanpa port serial, dan tidak ada akses RouterOS, tombol reset juga dapat memulai modus PXE boot. Lihat RouterBOARD petunjuk PDF untuk rincian. Misalnya RB750 PDF Netinstall juga dapat langsung menginstal RouterOS pada disk (USB / CF / IDE / SATA) yang terhubung ke mesin Windows netinstall. Setelah instalasi hanya memindahkan disk untuk mesin Router dan boot dari itu.

Nah,  jadi intinya Netinstall bisa digunakan untuk mereset password Mikrotik ketika kita lupa password mikrotik nya dan juga ketika terjadi kegagalan sistem pada proses instalasi sebelumnya. Lalu kenapa harus menggunakan Netinstall? Kenapa tidak langsung upgrade saja terus di reset?

Berikut perbedaan Netinstall dan Upgrade :


Proses formatting drive terjadi di netinstall tapi tidak terjadi di upgrade. Terus apa pengaruhnya? Kita tahu bahwa mikrotik menyediakan memory yang kecil dan ketika proses upgrade, ada sebagian data yang mungkin tidak kita pakai namun tetap mengambil tempat disana. Dengan NetInstall, pertama di bersihkan seluruh area penyimpanan dengan memformat drive setelah itu baru dimasukkan sistemnya.

Oke sudah jelas kan ya apa itu Netisntall. Sekarang langsung saja kita coba cara install mikrotik dengan netinstall.

Bagaimana cara melakukan NetInstall?


Perlengkapan :
1. Software NetInstall (download dari http://mikrotik.com/download)
2. Kabel UTP
3. File software mikrotik sesuai dengan jenisnya (x86,mpsbe,mipsle)

Dibeberapa literasi harus ada kabel serial, namun saya telah mencoba tanpa kabel serial dan berhasil. Fungsi kabel serial ini nantinya adalah untuk merubah alur booting dari device yang secara default booting dari disk internal menjadi boot dari network.
  1. Download program Netinstall dari halaman http://www.mikrotik.com/download.html
  2. Download combined package routerOS dari halaman http://www.mikrotik.com/download.html, sesuaikan dengan tipe router anda dan versi yang ingin anda gunakan.
  3. Setting PC anda menggunakan IP statik. (misalnya: IP 192.168.12.19 netmask 255.255.255.0) dan tancapkan kabel ethernet dari PC anda ke port ether1 router anda.
  4. Jalankan program Netinstall dan tekan tombol Net booting, kemudian anda aktifkan / centang Boot Server enabled, lalu isikan Client IP address dengan IP yang satu subnet dengan IP statik PC anda (misalnya : 192.168.12.3) dan tekan tombol OK.
  5. Tekan tombol browse lalu pilih folder dimana anda menyimpan file *.npk yang sudah anda download di langkah ke-2. dalam kasus ini karena yang akan saya net install adalah untuk jenis RB1000 series maka packet yang digunakan adalah mipsle jika yang akan anda net install adalah jenis RB400 series atau RB750 series maka gunakan yang mipsbe
  6. Cabut power adaptor router anda
  7. Tekan tombol reset kecil yang ada di router anda, dan anda tahan.
  8. Sambil tetap ditahan, anda nyalakan power adaptornya
  9. Tunggu beberapa saat, nanti di program Netinstall anda akan muncul mac-address dari router anda.
  10. Lepaskan tombol reset, kemudian anda tekan mac-address router anda di program Netinstall dan pilih paket yang akan anda gunakan untuk instalasi (tercentang)
  11. Tekan tombol install, nanti proses instalasi akan ditampilkan di program Netinstall.
  12. Jika proses instalasi sudah selesai, tombol Install akan berubah menjadi reboot, silahkan anda tekan tombol tersebut dan proses instalasi sudah selesai.
Catatan :
  1. Jangan terlalu memaksa/kuat untuk menekan tombol reset karena bisa mengakibatkan tombol reset rusak. Jika router anda memiliki port serial, kami sarankan anda gunakan kabel serial untuk merubah boot-device ke port ethernet
  2. Proses Instalasi menggunakan netinstall akan menghapus semua konfigurasi router anda, sehingga default username=admin, password=(kosong tidak perlu diisi)
Kalo masih bingung juga anda bisa bisa melihat videonya tutorial cara netinstall di sini

Demikianlah Tutorial Cara Install Mikrotik dengan Netinstall yang diambil dari berbagaimacam sumber referensi. Semoga artikel ini bermanfaat :) Selamat belajar mikrotik ;)